Semua takdirNya ajaib :)

Leave a comment

Ini bulan keberapabelas sejak Januari itu?
Sejak aku diberi pilihan untuk memilih Allah atau diriku sendiri..

Aku tak pernah menyesal, sungguh.
Meski saat tersenyum mataku berembun,
Meski saat tertawa, di dalam sini terasa berdarah-darah

Hahaa,, berlebihan.

Aku tak pernah menyesal, percayalah.
Meski kadang gerahamku gemelutuk menahan tangis
Meski kadang aku terbahak menyembunyikan isak.

Ini apalagi, sangat berlebihan.

Lalu seperti itu, aku (merasa) memilih Allah, dan sekejap kemudian aku jadi tau sesusah apa menghancurkan berhala-berhala itu..

Berapa kali nasihatku kau dengar?
Pesanku tentang percayakan saja semuanya, tanpa terkecuali, serahkan segalanya pada Allah..
Berapa kali kau dengar itu?

Itu ucapanku, dan Allah uji keabsahan bebunyian lisanku.

Lalu sejak saat itu,
Di wakunya Allah beri banyak sekali kejutan untukku.

Kiamat sudah dekat

Leave a comment

12.12.12

Angka cantik,
hari ini,hitungan kalender masehi.

Banyak yang berucap menantang entah kepada siapa, berkata “hey, mana buktinya? Katanya kiamatt??!!”

Duhai kalian, saudaraku,,
Aku mohon, jangan ulangi ucapan itu ya..

Meski tak terbukti ia jatuh hari ini..
Namun memintanya terbukti sama saja kita ingin tau kapan ia terjadi..

T.T

Faghfirlanaa ya Rabb,,

Jalan lurus

Leave a comment

Aku mungkin saja kesulitan mendekati surga,,
Niatku belok-belok..
Amalku suka-suka..
Ikhlasku compang-camping..
Lalu, apa saja label yang tertempel di jidatku ini semuanya terlihat baik,, hanya karena اللّهُ yang Maha Menyayangi berkenan menutup aib-aibku..

Itu saja..

Ya Rabb, bertemu denganMu ialah setinggi-tingginya cita-cita..

Aku tak tau, amalan yang mana yang diterima.. Atau pertanyaannya diganti,, adakah amalanku yang Engkau terima?

T.T

Aku (mungkin~ atau pasti?) saja kesulitan mendekati surga,,

Tapi sungguh, aku tak berani menjejak mendekat ke arah neraka..

T.T

Ah ya,,
Ingatkan aku tentang dosa,

Lalu entah mengapa aku masih berani mengangkat dagu saat berjalan di dunia..

~aisf

Butiran Debu

Leave a comment

Setiap bertemu, atau sekadar melihat, mendengar, atau bahkan membahas tentang para penghafal Qur’an, saya sempurna berubah menjadi butiran debu T_T .. Atau yang lebih kecil lagi dari butiran debu, mungkin zooplankton, atau mikroba, atau partikel, sel, lebih kecil,, dan lebih kecil lagi..

T_T

Selalu (merasakan ada sensasi) terkesima setiap ke TarQi , setiap bertemu dengan teteh-teteh pengajar Tahsin dan Tahfidz yang terlalu oke T_T ,, selalu bertanya-tanya (dalam hati) bagaimana keadaan rumahnya ba’da subuh, atau ba’da maghrib,, bagaimana anak-anaknya,, bagaimana suaminya (yang pastinya lebih oke~berdasarkan cerita beliau-beliau sendiri)..

T_T

Aaaaaakkkk, saya nyebur ke laut aaajaaaa..

~butiran debu

Puisi

Leave a comment

Aku suka puisi, suka sekali..

Dan mungkin suatu saat nanti kau akan kukirimi puisi, sering, berkali-kali, tak henti-henti, dengan ratus-ribu-jutaan puisi,, buatanku, atau bukan buatanku..

Aku suka puisi, suka sekali..

Merangkai kata jadi kalimat, lalu prosa, menyusunnya jadi sedikit berseni, memilih kata, memikirkan diksi, menimbang rima, menghitung larik, menuangkan isi kepalaku yang seperti isi gudang ini..

Aku suka puisi, suka sekali..

Dan aku tak memikirkan lebih suka yang mana, aku suka puisi semua, tema sembarang, bisa saja ia cinta, bisa juga ia pahlawan, tak peduli puisi suka, puisi duka,, aku menikmati semua..

Aku suka puisi, suka sekali..

Maka aku menikmati tulisan mereka para raja di dunia sastra.. Ah ya, aku pun menikmati wajah mereka yang tak mengerti cara membaca puisi tertentu, lalu dengan senang hati mengajarkan yang lainnya membuat satu puisi buatan mereka..

Aku suka puisi, suka sekali..

Tak pernah bisa benar-benar bersedih saat menulisnya, pun bahagia.. Puisi pandai menyamarkan perasaan, perasaanku, apa perasaanmu juga?

Aku suka puisi, suka sekali..

Sedang kamu.. Kamu suka apa..?

~aisf

*di waktu subuh nan syahdu

Hanya Satu

Leave a comment

Tidak peduli sesiapa berkata..
Mereka pandang A , mereka ucap B, mereka saran C..

Akan selalu ada insan-insan yang tetap waras,, tak jemu mengingatkan,,

Insan yang jiwanya terpaut ke langit, yang mushafnya sentiasa ditaddaburi bolak-balik, yang bersama اللّهُ di tiap detik..

Lalu, untuk apa mengharap pada yang semu?

Sedang اللّهُ sentiasa ada untukku, juga untukmu, untuknya, untuk mereka..

Lancang jiwa..

Meminta daftar takdir yang diingini..
Membunyi :
“Ya اللّهُ ,Rabbku Yang Maha Pengasih..
aku ingin lulus dalam keadaan begini dan begini..
Aku ingin keluargaku bertumbuh menjadi seperti ini dan seperti ini..
Aku ingin bekerja dan berdagang dengan harta melimpah ruah banyaknya..
Aku ingin hidupku tak begini dan begini..
Aku ingin bersanding dengan si ini..
Aku ingin mengatur ini dan ini..

Lalu segalanya tentang usaha dan usaha..
Sayangnya, usaha yang tak merasa diawasi اللّهُ ..

Aku yakinkan diri, اللّهُ menemani dan penentu takdir-takdir ini, tapi lupa.. Bahwa اللّهُ mengawasi segala titik koma peristiwa..
Bahwa اللّهُ tak mungkin segan mengubah takdirNya jika ada langkah-langkahku yang salah..

Kembali bersyukur bertemu insan-insan itu..
Yang mencubit, memukul, menampar, menghempas sanubari,, lalu serta merta memeluk erat, mencium pipi, menyirami panas aura dengan basahan airmata..

Hadir selalu,
Ada اللّهُ yang mengirim mereka..
un-tuk-ku..

Lalu takdir yang satu menggamit takdir yang lainnya.. Beririsan indah, berwarna.. Membagi hikmah dengan sukacita..

Hidup tak selamanya tawa, tak selamanya airmata..

Lalu doa-doa insan-insan itu, hening terdengar di bumi, tapi menggelegar menguncang langit..

Doa dari insan-insan kesayangan اللّهُ ..

Pintaku hanya satu..

Ya Rabb,, tuntun kami, di bumi ini, untuk melaksanakan apa-apa yang Kau sukai, dan menjauhi apa-apa yang tidak Kau sukai..

Ya,,
Apa yang lebih diingini selain dicintai dan mencintai اللّهُ ? ☺
Yang cintaNya tak mungkin bertepuk sebelah tangan? ♥

~aisf , titik kecil di luasnya alam semesta milik اللّهُ ~

apel washington

2 Comments

November, bukan di tahun ini..

Older Entries